Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

RUMUS KEBERHASILAN PARA SANTRI

Gambar
Ada dua Resep yang harus tertanam dalam diri seorang santri untuk mendapatkan  keberhasilan yaitu mempunyai harapan atau target. Dalam artian di dalam mengerjakan hal apa pun termasuk mencari ilmu harus punya tujuan karena kalo tidak hasilnya akan nihil .sama halnya dengan kita semisal kita berjalan kalo tidak punnya tujuan maka perjalananya tidak terarah (sesat). Kedua semangat. Jelas semangata adalah mudal untuk mendapat keberhasilan apa yang kita harapkan. Harapan yang tidak di iringi dengan usaha maka tidak akan berhasil paling tidak hasilnya tidak maksimal. Seperti yang di kutip oleh syaikh Az zarnuji di dalam kitab taklimul mutaallim  "والرأس في تحصيل الاشيإ الجد والهمة العالية" Rumus untuk kesuksesan V+ G+ A = SUKSES V : Visi  G : Gairah A : Aktion  Pekerjaan ranpa visi maka akan sesat Pekerjaan tanpa gairah maka hasilnya kurang maksimal  Pekerjaan tanpa Aktion maka sia sia  Oleh  MOH. HUDI NAWAWI

SUMBER GEDANG : "Bisa baca kitab kuning adalah khas pesantren

Gambar
Pondok pesantren sumber gedang adalah salah satu pesantren yang menerapkan dua metode cepat baca kitab kuning yaitu metode amsilati (metode dari jepara jateng) Dan metode Al miftah lil ulum (metode dari pon-pes Sidogiri ) adanya dua metode itu tiada lain hanya untuk meningkatkan skils dan kualitas para santri di bidang baca kita kuning. Karena dengan bisa baca kitab kuning para santri bisa bersaing di dalam memahami karya karya ulama salafus saleh. Agar ilmu agama terus tersebar di mana dengan melalui para santri tanpa merubah esensi dan substansi keagamaannya sebagaimana ulama terdahulu Oleh. Moh. Hudi Nawawi

Pancaran sinar Tawadhu’ yang mengguncang hati dari para pecinta sang Nabi Saw, samudera kesempurnaan akhlak.

Gambar
Nabi Saw  bersabda : “ Barangsiapa yang merasa rendah hati maka Allah akan mengangkat derajatnya dan barangsiapa yang merasa sombong, maka Allah akan merendahkannya “. ♦  Ali bin Abi Tholib Ra  berkata “ Barangsiapa yang ingin melihat ahli neraka, maka lihatlah kepada seseorang yang duduk sedangkan di hadapannya ada kaum yang berdiri “. ♦ Suatu kaum berjalan di belakang Hasan Al-Bashri Rh  maka beliau malarang mereka dan berkata “ Ini tidak sepatutnya ada di hati seorang mukmin “. ♦  Ibnu Wahab Rh  berkata “ Suatu hari aku duduk di dekat Abdul Aziz Ar-Rawwad lalu lututku menyentuh lututnya, maka aku alihkan lagi lututku dari lututnya, kemudian ia malah menarik bajuku dan mendekatkanku kembali padanya dan berkata “ kenapa anda berbuat padaku seperti perbuatan orang yang sombong, sesungguhnya aku tidak melihatmu lebih buruk dari aku “. ♦  Umar bin Abdul Aziz Ra  suatu hari kedatangan tamu, sedangkan beliau sedang menulis dan tiba-tiba l...

Kontroversi syaikh Ibnu Arobi

0448. Kontroversi Syaikh Ibnu 'Arabi Klarifikasi Tentang Syaikh Muhyiddin Ibnu 'Arabi Mukaddimah Setelah mengikuti diskusi di MyQuran tentang Ibnu 'Arabi dan kontroversi seputar tokoh itu, saya menjadi tertarik untuk mengetahui lebih lanjut siapa sebenarnya tokoh yang banyak diperbincangkan ini. Saya langsung membuka perpustakaan digital di laptop saya, Maktabah Syamilah versi 3.28. Setelah saya ketik nama Ibnu 'Arabi di daftar nama kitab, saya langsung dibawa ke sebuah folder berisi kitab-kitab yang berkaitan dengan Ibnu 'Arabi dalam sebuah rak khusus. Ada beberapa nama kitab tertera di situ, di antaranya adalah Al-Futuhat Al-Makkiyah karya terbesar Ibnu 'Arabi yang banyak dijadikan rujukan dalam penilaian terhadap tokoh besar ini. Ada juga kitab bernama Ar-Radd 'Ala Ibni 'Arabi (Sanggahan Terhadap Ibnu 'Arabi) karya Ibnu Taimiyah. Ada juga sebuah kitab bernama Tanbiat Al-Ghabiy Bi Tabriat Ibn 'Arabi (Info Buat Orang ***** Tentang...

Lahirnya NU

Gambar
Pada tahun 1924-1925 Arab Saudi baru saja berdiri, dipimpin oleh Ibnu Saud, Raja Najed yang ber-aliran Wahabi. Aliran ini sangat dominan di tanah Haram, sehingga aliran lain tidak diberi ruang dan gerak untuk mengerjakan mazhabnya. Semasa kepemimpinan Ibnu Saud, terjadi eksodus besar-besaran ulama dari seluruh dunia. Mereka kembali ke negara masing-masing, termasuk para pelajar Indonesia yang sedang mencari ilmu di tanah Hijaz. Aliran Wahabi yang terkenal puritan, berupaya menjaga kemurnian agama dari musyrik dan bid’ah namun secara membabibuta dan melalui kekerasan. Maka beberapa tempat bersejarah, seperti rumah Nabi Muhammad SAW dan sahabat, termasuk makam Nabi Muhammad pun hendak dibongkar. Umat Islam Indonesia yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) merasa sangat perihatin kemudian mengirimkan utusan menemui Raja Ibnu Saud. Utusan inilah yang kemudian disebut dengan Komite Hijaz.   ; Komite Hijaz ini merupakan sebuah kepanitiaan kecil yang dipimpin oleh KH Abdul W...